Cara Budidaya Bandeng, Susah atau Gampang ya?
Bandeng,
tentu saja jenis ikan yang satu ini terdengar tidak asing di telinga
Anda apalagi jika Anda penggemar berat makanan yang terbuat dari ikan
ini. Tentu saja Anda tidak akan lupa dengan bandeng presto khas kota
Semarang yang akan semakin mak nyus jika disantap dengan sambal cabai
merah. Siapa yang tidak akan tergoda dengan kerenyahan dan kegurihan
dari ikan tambak yang satu ini. Dan mungkin itulah sebabnya peluang dari
bisnis budidaya ikan bandeng pun juga menjadi sangatlah menjanjikan dan
apalah salahnya jika Anda ingin mencoba usaha ini suatu saat karena
memang bisnis ini sudah terbukti sangat menguntungkan terlebih jika Anda
unggul dalam hal cara ternak dan juga pada akhirnya bidang marketing
atau pemasaran.
Ikan Bandeng
Sebelum kita berbicara masalah cara
budidaya maupun teknik beternak ikan bandeng yang tepat, tentunya kita
juga perlu tahu lebih dalam lagi tentang ikan yang satu ini. Walaupun
ikan ini terlihat seperti ikan-ikan pada umumnya namun jika diamati
lebih jauh maka Anda akan menemukan karakteristik tertentu pada tubuh
ikan bandeng seperti bentuk tubuh luarnya yang memanjang dan sedikit
lebih pipih seperti torpedo dan tentu saja dilengkapi dengan sejumlah
sirip-sirip yang membantunya untuk berenang. Sirip yang ada pada ekor
ikan ini juga terbilang lebih besar dan bentuknya terlihat seperti
cagak. Sisiknya sendiri berwarna putih keperakan sedangkan bagian
punggungnya lebih condong kearah hijau keperakan.
Jika dikategorikan maka ikan yang satu
ini tergolong kedalam ikan bertulang keras maka daripada itu banyak
orang yang mencoba mengakali kelemahan jenis ikan ini sehingga
terciptalah ikan bandeng presto yang tentu saja lebih lezat dan lebih
mudah dinikmati. Tipe ikan bandeng sendiri dibagi menjadi lima jenis (A,
B, C, D, dan E) dan setiap variety memiliki kandungan protein yang
berbeda satu dengan yang lain.
Cara Budidaya
Teknik budidaya ikan bandeng sebenarnya
cukup sederhana. Yang paling penting jika Anda ingin mengggeluti bisnis
ini adalah harus memiliki ketelatenan yang tinggi karena Anda harus
melalui beberapa tahap seperti tahap pemeliharaan induk, pemijahan,
penetasan, pendederan dimana akan dihasilkan bibit bandeng yang oleh
orang-orang juga sering disebut dengan istilah nener, kemudian
dilanjutkan ke tahap atau proses pembesaran sehingga orang-orang sering
menganggap cara beternak ikan bandeng merupakan sesuatu yang susah-susah
gampang apalagi jika mengingat bahwa perlu setidaknya 6 bulan sampai
ikan bandeng siap panen. Namun, jika dilihat sekarang ini
teknologi pembenihan sudah sangatlah maju sehingga para peternak ikan
bandeng tidak perlu lagi bergantung pada proses pendederan karena dapat
membeli bibit bandeng yang telah disediakan oleh para pemasok khusus.
Ikan yang satu ini merupakan jenis ikan
herbivora sehingga cara mendapatkan pakannya pun tidaklah terlalu sulit
apalagi jika Anda berada di kompleks budidaya ikan bandeng sehingga
justru para pemasok makanan ikan bandenglah yang akan mendatangi para
konsumen. Pakan yang biasa diberikan oleh peternak biasanya dalam bentuk
pellet walaupun sebenarnya makanan utama ikan bandeng sendiri adalah
plankton dan lumut-lumutan yang ada di sekitar kolam atau tambak.
Membudidaya dan merawat ikan bandeng
mungkin tidak sesederhana yang kita kira karena biasanya konsumen hanya
tinggal menikmati ikan bandeng yang sudah dihidangkan di atas meja
sehingga kita setidaknya perlu berpikir berpuluh-puluh kali sebelum
memutuskan untuk terjun ke bisnis ini.






0 komentar:
Posting Komentar